Jember Hari Ini – Komisi C DPRD Jember minta bupati mencopot jajaran Direksi PDP Kahyangan. Permintaan itu disampaikan anggota Komisi C DPRD Jember, Rahmat Fatchurniawan, menyikapi raibnya 11 ton kopi PDP Kahyangan dari gudang produksi.
Politisi Partai Golkar itu menduga, raibnya 11 ton kopi bubuk dari gudang produksi PDP Kahyangan berlangsung sudah lama dan melibatkan orang dalam perusahaan milik daerah tersebut. Oleh sebab itu, ia berharap Bupati Jember mencopot seluruh Direksi PDP Kahyangan dan menggantinya dengan orang-orang baru yang mempunyai komitmen membesarkan PDP Kahyangan.
Senada dengan Rahmat, Sekretaris Komisi C DPRD Jember, Tatin Indriati, menilai raibnya 11 ton kopi itu menjadi pukulan telak saat kondisi keuangan PDP Kahyangan sedang krisis. Bupati tidak bisa hanya membebankan tanggung jawab raibnya aset itu kepada kepala gudang dan staf, tetapi Direksi PDP Kahyangan harus dicopot. Politisi PKB itu menduga, kebocoran aset PDP Kahyangan tersebut sudah berlangsung lama, namun baru terungkap sekarang.
Hingga saat ini, Bupati Jember belum berhasil dikonfirmasi terkait permintaan copot jajaran Direksi PDP Kahyangan tersebut. Diberitakan sebelumnya, Pemkab Jember sedang menyeleksi beberapa nama calon direksi PDP Kahyangan dan segera ditetapkan. (Fath)
