Jember Hari Ini – Sebanyak 67 siswa SMA terpaksa harus mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) susulan karena sejumlah kendala, diantaranya kesalahan siswa saat mengerjakan soal Ujian Nasional Berbasis Komputer dan gangguan jaringan.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di Jember, Lutfi Isa Anshori, menjelaskan, kendala ini terjadi karena Dinas Pendidikan baru tahun ini menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) serentak. Meski sudah 3 kali melaksanakan simulasi UNBK, namun ternyata masih ada siswa yang belum memahami cara mengerjakan soal Ujian Nasional Berbasis Komputer. Sayangnya saat kebingungan menjawab soal, siswa tersebut malu atau tidak berani melapor kepada proktor atau petugas yang menjaga dan mengawasi UNBK. Selain itu, saat Ujian Nasional terjadi gangguan jaringan sehingga ada sejumlah komputer yang sinyalnya tidak stabil sehingga mengganggu siswa saat mengerjakan Ujian Nasional.
Hasil evaluasi ini nantinya Isa akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Pemprov Jawa Timur untuk dilakukan perbaikan, baik terkait sistem jaringan maupun bentuk simulasi kepada siswa sehingga kasus yang terjadi saat UNBK tahun ini tidak terjadi lagi di tahun 2018 mendatang. (Fian)
