Jember Hari Ini – Meski menjadi penyumbang Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terbesar selama tahun 2016 lalu, namun pertumbuhan sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi mata pencaharian mayoritas warga Jember justru paling rendah.
Menurut Asisten 2 Pemkab Jember, Edy Budi Susilo, sektor pertanian dan perkebunan dalam Produk Domestik Bruto tahun 2016 lalu mencapai 30,25 persen dari total nilai PDRB Kabupaten Jember. Namun sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian mayoritas warga Jember, justru pertumbuhannya relatif rendah hanya berkisar 3,9 persen. Kedepan Pemkab harus mendorong peningkatan sektor pertanian dan perkebunan agar memberikan kontribusi lebih besar bagi Kabupaten Jember. Jika pertumbuhan sektor pertanian dan perkebunan meningkat, dampaknya bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Edy berharap dengan pertumbuhan yang tinggi, bisa menyerap tenaga kerja serta mengurangi angka kemiskinan. (Fit)

