Presiden RI Joko Widodo meminta landadan pacu (runway) Bandara Notohadinegoro Jember diperpanjang hingga 2.250 meter lagi pada tahun 2019 mendatang agar bisa didarati untuk pesawat jenis jet. Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat jumpa pers dalam kunjungan kerjanya di SMP Negeri 7 Jember, Minggu siang. Menurutnya, berdasarkan laporan Bupati Faida, karena perluasan bandara itu sangat dibutuhkan untuk sub embarkasi haji dan umrah, maka runway harus juga diperpanjang sesuai kebutuhannya.
Jokowi mengaku sudah menyampaikan kepada Kementerian Perhubungan untuk pembiayaan perluasan dan perpanjangan runway Bandara Notohadinegoro Jember melalui APBN. Anggaran yang dibutuhan sekitar Rp 400 miliar.
Sementara itu, Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agus Santoso, yang ikut mendampingi Jokowi ke Jember menyebutkan jika Bandara Notohadinegoro Jember masih memiliki runway 1.700 meter, maka hanya untuk didarati pesawat kecil sehingga perlu diperpanjang menjadi 2.250 meter. Karena presiden menginginkan bandara Jember bisa didarati pesawat jenis jet, maka Menteri Perhubungan langsung menginstruksikan kepadanya, untuk menambah panjang runway menjadi dua tahap yakni tahun 2018 dan 2019. (Fathul)

