Ketua DPRD Jember Tak Sependapat dengan Bupati Bentuk BUMD Pengelola Bandara

Thoif Zamroni

Jember Hari Ini – Pengelolaan Bandara Notohadinegoro Jember lebih baik diserahkan kepada PT Angkasa Pura ketimbang harus membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sendiri.
Pendapat itu disampaikan Ketua DPRD Jember, Thoif Zamroni, menanggapi rencana Bupati Faida yang akan membentuk BUMD pengelola Bandara Notohadinegoro setelah dibangun oleh pemerintah pusat. Alasannya, PT Angkasa Pura jauh lebih berpengalaman.

Thoif menambahkan, dirinya tidak sependapat dengan Bupati Faida, karena  berkaca pada dua BUMD yang sudah ada, PDP dan PDAM yang tidak mampu memberi kontribusi yang memadai pada kas daerah. Selain itu, membentuk BUMD baru juga butuh pertimbangan matang. Politisi Partai Gerindra itu lebih setuju jika pengelolaan Bandara Notohadinegoro diserahkan kepada PT Angkasa Pura dengan pola kerjasama bagi hasil yang jelas.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi dalam kunjungannya ke Jember beberapa waktu lalu, menyatakan siap mengalokasikan APBN senilai Rp 370 miliar untuk pengembangan Bandara Notohadinegoro Jember. Rencana pengembangan bandara tersebut akan dimulai tahun 2018 mendatang yang ditargetkan selesai di tahun 2019. Untuk pengelolaan bandara, nantinya bupati berencana membentuk BUMD. (Fathul)

Comments are closed.