Jember Hari Ini – Dinas Kesehatan mengusulkan penambahan anggaran penambahan sebesar Rp 50 miliar untuk mpembelian Rp 100 mobil ambulans karena satu mobil ambulans harganya sekitar Rp 500 juta.
Hal ini ditegaskan Kepala Sub Bagian Perencanaan Dinas Kesehatan, Ni Ketut Ardani, dalam rapat pembahasan KUA-PPAS Perubahan APBD 2017, Kamis pagi. Ni Ketut menjelaskan, ambulans tersebut diproyeksikan untuk mengantar masyarakat yang sakit ke fasilitas kesehatan terdekat. Ambulans tersebut nantinya diserahkan ke puskesmas pembantu atau polindes.
Sementara Wakil Ketua DPRD Jember, Ayub Junaidi, justru mempertanyakan alokasi anggaran yang sangat besar tersebut. Sebab, awalnya alokasi anggaran untuk pembelian mobil ambulans hanya Rp 250 juta setiap mobil. Selain itu, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), setiap tahun Pemkab hanya menganggarkan pengadaan 50 mobil. Jika Pemkab mengajukan usulan pengadaan 100 mobil, usulan tersebut tidak sesuai dengan RPJMD. DPRD juga mempertanyakan bagaimana kesiapan Sumber Daya Manusia seperti sopir dan perawat untuk setiap ambulans, mengingat keduanya harus mendapatkan pelatihan dan alokasi anggaran untuk kebutuhan operasional.
Dalam paparannya, pihak Dinas Kesehatan menyatakan saat ini hanya ada 50 orang driver yang siap menjalankan ambulans. Untuk urusan Sumber Daya Manusia, Dinas Kesehatan sepenuhnya menyerahkan kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). (Fian)
