Jember Hari Ini – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise, menilai, mayoritas lulusan perguruan tinggi saat ini adalah korban copy paste internet. Begitulah pengalamannya saat menguji tugas akhir mahasiswa di sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Menurutnya, dampak negatif jaringan internet bukan hanya di kalangan siswa, tetapi sudah masuk ke kalangan akademisi kampus.
Yohanna banyak menemukan mahasiswa S1 dan S2 yang ternyata tidak bisa mempertanggungjawabkan karya tulis yang dibuat sendiri saat ujian. Dari beberapa skripsi mahasiswa calon sarjana yang diujinya di sejumlah perguruan tinggi di Indonesia, mayoritas tidak bisa dipertanggungjawabkan originalitasnya. Bahkan, mereka secara terang-terangan mengaku menyusun tugas akhirnya dari hasil copy paste internet. Tindakan copy paste yang sudah dianggap biasa oleh kalangan akademisi itu, tambah Yohana, harus secepatnya diambil langkah serius untuk menangani karena jika tidak, Yohanna khawatir generasi penerus bangsa tidak akan memiliki jati diri. (Fathul)
