Jember Hari Ini – Menindaklanjuti teguran Presiden Joko Widodo terkait rendahnya serapan anggaran, Tim Kajian Daerah Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) turun ke Jember. Enam orang anggota tim Wantannas yang berasal dari TNI-polri dan jajaran kementerian ini selama 4 hari berada di Jember untuk menyerap informasi dan melaporkan hasilnya kepada presiden.
Pembantu Deputi Dari Sekretaris Jendral Wantannas, Brigjen TNI Syafi’ul, MBA. mengungkapkan, setiap ada pernyataan presiden selaku Ketua Wantannas yang perlu ditindaklanjuti, maka sebagai bawahannya langsung turun ke daerah. Semula agenda Wantannas adalah turun ke salah satu daerah di Sulawesi Barat. Namun karena ada yang menggerakkan semacam bisikan malaikat mikail yang mengharuskan datang ke Jember, maka akhirnya mereka mengubah jadwal dan melakukan kunjungan ke Jember.
Selama 4 hari kedepan, tim kajian daerah dari sekretariat Wantannas selain melakukan audiensi dengan bupati dan muspida, juga akan bertemu dengan Rektor Universitas Jember, DPRD, pimpinan PTPN 12, kodim, kapolres dan petani. Tim kajian Wantannas juga akan meninjau langsung berbagai tempat wisata di Jember,,
Syafi’ul menegaskan, seluruh informasi dan data yang diperoleh selama berada di Jember akan dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo untuk dicarikan solusi dan penyelesaian, baik secara langsung maupun melalui kementerian terkait. Selain persoalan rendahnya serapan APBD, tim kajian ingin mengetahui berbagai masalah terkait sistem manajemen yang dimungkinkan menghambat program pembangunan daerah. (Fathul)

