Jember Hari Ini – Ketua Komisi D DPRD Jember, Mohammad Hafidzi, mempertanyakan penyebab ambruknya gedung SDN Gugut 1 Kecamatan Rambipuji. Sebab, rangka atap bangunan sekolah menggunakan rangka galvalum dan baru dibangun tahun 2009 lalu.
Menurut Hafidzi, masa waktu atau kekuatan rangka baja ringan tersebut minimal 25 tahun. Namun jika gedung ambruk sebelum mencapai waktu tersebut harus dipertanyakan. Komisi D DPRD Jember akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan agar peristiwa ambruknya gedung tersebut, tidak mengganggu kegiatan belajar-mengajar di sekolah tersebut. Dia berharap tidak ada lagi sekolah yang bernasib seperti SDN Gugut 1 yang ambruk. Sebab, saat ini banyak sekolah yang kondisinya sudah tua yang perlu perbaikan. Komisi D DPRD Jember segera memanggil Kepala Dinas Pendidikan untuk memastikan penyebab ambruknya gedung sekolah, apakah karena faktor konstruksi atau faktor alam.
Sementara Sekretaris Dinas Pendidikan Jember, Sukowinarno, menegaskan, staf dari Dinas Pendidikan Jember sudah turun ke lokasi untuk memantau persitiwa ambruknya 3 lokal gedung sekolah tersebut. Pihaknya masih menunggu laporan tim yang turun di lapangan. Suko mengaku belum bisa memastikan langkah yang akan diambil Dinas Pendidikan sebelum menerima laporan pengecekan di lapangan. Namun Sukowinarno mempersilahkan, jika wartawan ingin menemuai anak buahnya langsung di lapangan. (Hafit)

