Jember Hari Ini – Bangunan atap 3 ruang kelas SD Negeri Gugut 1 Rambipuji, Jumat pagi, tiba-tiba ambruk. Padahal, kerangka atap menggunakan galvalum itu baru dipasang tahun 2009 lalu. Seluruh siswa kelas 4, kelas 5 dan 6 sekolah itupun terpaksa diliburkan karena ruang kelas tidak bisa digunakan untuk aktivitas belajar-mengajar karena membahayakan siswa.
Penjaga SD Negeri Gugut 1, Ngatemo, mengaku tidak melihat adanya tanda-tanda bangunan atap ruang kelas itu akan ambruk. Sekitar jam 6 pagi, saat dia membuka ruang kelas tiba-tiba ambruk bersamaan. Beruntung saat atap ruang kelas tersebut ambruk, belum ada siswa yang datang sehingga tidak sampai memakan korban.
Sementara Kepala SD Negeri Gugut 1 Rambipuji, Teguh Santoso, saat dikonfirmasi menegaskan sebenarnya gedung tersebut baru diperbaiki tahun 2009 lalu. Karena itu, dia sedikit tidak percaya saat mendapat kabar jika bangunan sekolahnya ambruk. Teguh mengaku terpaksa meliburkan sebagaian siswa, karena 3 ruang kelas ambruk. Sekolah akan mengatur agar kegiatan belajar-mengajar dilakukan secara bergantian menempati ruang perpustakaan dan lokal gedung yang masih bisa digunakan. Teguh mengaku kebingungan karena hari Senin (27/11/2017) pekan depan sekolah menggelar Ujian Sekolah. (Fathul)

