Jember Hari Ini – Usulan pembangunan breakwater atau pemecah gelombang di Payangan Watu Ulo Ambulu kepada Kementerian Kelautan terkendala belum adanya keseriusan Bupati Jember.
Anggota Komisi B DPRD Jember, Eli Yusuf, menegaskan tentang perlunya breakwater untuk kelancaran aktivitas nelayan yang selama ini tidak berani berangkat dan pulang melaut dari Payangan karena ganasnya ombak. Karena belum ada breakwater, nelayan terpaksa menumpang parkir dan menurunkan ikan tangkapannya di Pantai Pasir Putih Malikan (Papuma) dengan harapanĀ terhindar dari bahaya ombak laut Selatan. Komisi B DPRD Jember sudah menyampaikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang hasilnya sudah siap membangun breakwater menggunakan anggaran APBD provinsi dengan ketentuan ada kemauan dari Bupati Jember. Eli mengaku sudah menyampaikan kabar baik dari pemerintah provinsi kepada Bupati Jember, Faida setahun yang lalu. Namun hingga sekarang tidak mendapat respon bupati Jember. Komisi B kemudian menyampaikan keinginan masyarakat itu kepada Kementerian Kelautan dan hasilnya tetep menunggu keseriusan Bupati Faida.
Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengaku sudah mengusulkan kepada Komisi B DPRD Jember untuk segera memanggil Dinas Perikanan dan Kelautan terkait pembangunan breakwater Payangan Watu Ulo tersebut. (Fathul)

