1 Agustus lalu, Dinas Perhubungan sudah berkirim surat himbauan kepada CV Kharisma, pelaksana proyek median jalan Hayam Wuruk agar di sepanjang jalan tersebut tidak lebih dulu dibangun median jalan karena jalan sempit. Pembebasan lahannya hingga kini belum tuntas sehingga belum ada pelebaran jalan.
Dinas Perhubungan sudah meminta CV Kharisma agar memulai pembangunan median jalan dari pertigaan Jalan Lumba-lumba ke arah barat mengingat jalan sudah lebar dengan masih-masing arah 2 jalur kendaraan. Namun hingga akhir Agustus ini belum ada jawaban apapun dari CV Kharisma terhadap surat Dinas Perhubungan itu.
Dinas Perhubungan sebenarnya bisa saja membongkar median jalan yang hanya ditempel di jalan raya tersebut. Masalahnya, di atas median juga sudah ada tiang lampu yang pembongkarannya cukup sulit. Karena itu, Dinas Perhubungan masih akan berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya agar median Jalan Hayam Wuruk tidak lagi memakan korban. (Ely)
