Jember Hari Ini – Mendengar rencana mutasi Guru Tidak Tetap (GTT), 90 persen wali murid SDN Jember Lor 3 menggalang tanda tangan untuk menolak hasil uji publik GTT.
Inisiator penggalangan tandatangan, David Kristian Susilo, mengaku keputusan penolakan tersebut bermula dari keluhan sejumlah wali murid yang mendengar rencana mutasi GTT yang sudah lama mengajar di SDN Jember Lor 3 ke sekolah lain. Apalagi lokasi sekolah yang dituju sangat jauh dari domisili GTT. David lantas mencontohkan, GTT yang rumahnya di Kecamatan Sumbersari akan dipindah mengajar di Kecamatan Silo. Padahal, lanjut David, sejumlah GTT yang rencananya akan dipindah itu sudah terlanjur dekat dengan murid dan memiliki kompetensi mengajar di sekolah favorit seperti SDN Jember Lor 3. David mengaku khawatir, rencana mutasi GTT tersebut berpengaruh dan mengganggu kegiatan belajar-mengajar serta psikis siswa.
David menambahkan, selain di SDN Jember Lor 3, pihaknya juga menggalang tanda tangan di SMPN 3 Jember dengan alasan yang sama. (Fian)
