Atap dan kaca gedung SMK Darus Salam juga hancur karena lemparan batu dan bata dari sekelompok siswa STM 17 Agustus yang ngeluruk sekolah tersebut.
Kepala SMK Darus Salam, Ahmadi Kirom menyatakan, peristiwa itu terjadi saat para siswanya hendak naik truk di halaman sekolah untuk berangkat mengikuti lomba gerak jalan.
Tiga orang siswa diturunkan paksa dari truk, dan dikeroyok sekelompok siswa yang datang mengendarai puluhan sepeda motor tersebut.
Sekolah akhirnya mengurungkan niatnya, untuk mengikuti gerak jalan tingkat kecamatan itu, karena khawatir terjadi tawuran di jalan.
Beberapa siswa yang terlibat tawuran, saat ini diamankan di Mapolsek Jombang untuk dimintai keterangan terkait aksi pengeroyokan dan perusakan gedung sekolah tersebut.
Informasi yang dihimpun Prosalina FM menyebutkan, pengeroyokan terjadi dipicu oleh kesalah pahaman antara siswa SMK Darus Salam dengan siswa STM 17 Agustus, yang berpapasan saat latihan gerak jalan, Sabtu pekan lalu. (Fathul)
