Jember Hari Ini – Hingga 4 hari pasca gempa dan tsunami di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah, distribusi bantuan untuk korban belum merata. Hal ini dituturkan Ketua Pengurus Daerah Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PD PRSSNI) Sulawesi, Tasrib, dalam Suara Rakyat Prosalina, Senin pagi.
Menurut Tasrib, pemerintah daerah justru kebingungan melakukan tanggap darurat bencana. Akibatnya banyak bantuan yang tidak terdistribusikan dengan baik, sementara korban gempa dan tsunami tersebar dimana-mana. Pemerintah daerah hingga Senin siang, belum menyiapkan lokasi pengungsian. Saat ini kebutuhan mendesak korban bencana yakni, bahan makanan, tenda, dan susu formula untuk anak-anak. PD PRSSNI Sulawesi siap membantu memfasilitasi penyaluran bantuan agar tepat sasaran. Menurut Tasrib, penyaluran bantuan untuk korban bencana harus mendapatkan pengawalan dari aparat keamanan, baik itu polisi maupun TNI karena saat ini aksi penjarahan mall, pertokoan dan lokasi distrubusi bantuan marak terjadi di Palu.
Tasrib berharap kepedulian warga Indonesia, terutama warga Jember untuk membantu meringankan beban korban bencana gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala. (Ida)
