Di ruang lobi dewan mereka disambut Ketua Komisi C DPRD Jember Mohammad Asir dan selanjutnya diarahkan ke ruangan Fraksi PDI Perjuangan.
Di ruangan fraksi itu salah satu perwakilan pedagang kaki lima Juhriyanto menyampaikan bahwa mereka sudah puluhan tahun mengais rejeki dengan berjualan di sepanjang lahan milik Pemprov itu.
Mereka meminta DPRD Jember memberikan jalan keluar dan mengusahakan sebagian lahan untuk para pedagang. Senin pekan depan para pedagang juga akan mendatangi gedung DPRD Provinsi Jawa Timur untuk mencari solusi terbaik.
Sementara Mohammad Asir menyarankan pedagang melapor ke polisi jika ada intimidasi. Asir juga menyayangkan pihak kontraktor maupun Dinas Peternakan Pemprov Jatim yang melaksanakan proyek tanpa sosialisasi terlebih dahulu.
Sebelumnya Direktur pelaksana proyek pembangunan pagar CV Generasi Wijaya, Siswono menghentikan sementara pengerjaan proyek karena ada penolakan dari pedagang. (Ulung)
