25 Persen Puskesmas di Jember Tanpa Tenaga Laboratorium

Humas Dinas Kesehatan Jember, Yumarlis mengaku selama beberapa tahun terakhir ini, tidak pernah ada rekrutmen tenaga medis, khususnya tenaga laboratorium. Menurutnya, meski peralatan yang tersedia cukup lengkap apabila tidak ada tenaga yang bisa mengoperasikan, layanan masyarakat tetap tidak bisa maksimal. Dengan demikian, dari 39 puskesmas yang ada di Jember, sama sekali tidak didukung oleh analis kesehatan yang memadai.

Yumarlis mengaku sudah menyampaikan masalah itu kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) namun hingga kini tidak ada rekrutmen tenaga analis kesehatan tersebut. Akibatnya, peralatan laboratorium yang dimiliki puskesmas tidak pernah dioperasikan.

Yumarlis berharap, dengan kondisi itu puskesmas bisa mendidik tenaga yang ada untuk analisa laboratorium sederhana, bisa dilakukan sendiri tanpa merujuk pasien ke laboratorium swasta. Sebab, kondisi seperti itu bukan hanya dialami puskesmas kecil, puskesmas yang sejak tahun 2007 lalu, menyandang predikat ISO-pun juga tidak memiliki tenaga analis kesehatan profesional. (Fathul)
 

Comments are closed.