Bahkan, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jember, Miati Alfin, mengaku didatangi oknum itu di kantornya, menawarkan penambahan kuota CPNS dengan catatan ada uang pelicin hingga puluhan juta rupiah.
Kepada sejumlah wartawan Miati mengakui kuota yang tersedia saat ini jauh dari kebutuhan sehingga secara resmi harus mengajukan penambahan kuota kepada Kemenpan RI.
Sebelumnya, oknum itu mendatangi Sekretaris Kabupaten Jember Sugiharto, namun kemudian diarahkan kepadanya untuk menemui oknum yang mengaku orang dekat Kemenpan tersebut. Oknum itu mengaku bisa mencairkan penambahan kuota hingga 100 orang dalam rekrutmen CPNS tahun ini namun dirinya sama sekali tidak mempercayai ulah oknum itu.
Tahun ini Kabupaten Jember mendapat kuota CPNS hanya 72 orang yang seleksinya akan dimulai 3 November mendatang. Padahal kebutuhan guru SD saja di Jember mencapai 1.600 orang lebih, belum termasuk guru olahraga, guru agama tingkat SMP dan SMA yang jumlahnya mencapai ratusan orang. (Fathul)
