Menurut Humas Dinas Kesehatan Jember, Yumarlis, justru musim pancaroba sangat berpotensi untuk berkembangnya nyamuk penyebab demam berdarah karena genangan air terjadi di mana-mana.
Penyakit demam berdarah hingga saat ini belum ada obatnya. Namun penyakit tersebut bisa dicegah dengan pemberantasan sarang nyamuk, dan menjaga kebersihan lingkungan.
Diberitakan sebelumnya, jumlah penderita demam berdarah di Kabupaten Jember tahun ini meningkat 300 persen dibanding tahun lalu. Data yang dihimpun Dinas Kesehatan Jember, jumlah penderita demam berdarah tahun ini mencapai 845 orang. Bahkan empat diantaranya meninggal dunia. (Hafit)
