DPRD Jember Didesak Usut Kasus Dugaan Makelar Jabatan

Sebelumnya Abdurrahman yang diberhentikan sebagai ketua PAC karena masalah indisipliner itu melaporkan Ketua DPC PPP Jember Sunardi atas kasus dugaan makelar jabatan. Sunardi diduga meminta uang Rp. 75 juta kepada seseorang dengan janji orang tersebut bisa menjadi pejabat di lingkungan Kantor Kementrian Agama Kabupaten Jember.

Abdurrahman mendesak Pimpinan DPRD Jember segera memproses kasus itu. Sebab peminjaman uang yang disertai dengan perjanijian mendapatkan jabatan tertentu akan mencoreng nama baik PPP. Apalagi jika memang uang yang diberikan tersebut digunakan untuk operasional partai, seharusnya pertanggungjawaban disampaikan kepada pengurus dan anggota partai.

Wakil Ketua DPRD Jember Lukman Winarno menengarai tudingan yang dialamatkan kepada Sunardi adalah buah konflik internal partai berlambang ka’bah itu. Namun demikian, Pimpinan DPRD Jember masih akan mempelajari surat yang masuk.

Sejauh ini pimpinan belum rapat khusus terkait persoalan itu karena masih fokus pada pembahasan Rancangan APBD 2014 dan PAW 6 anggota dewan. (Ulung-Ely)

Comments are closed.