Ketua Fraksi PKNU, Afton Ilman Huda menjelaskan, sejumlah Madin yang kurang mendapat perhatian itu antara lain berada di ponpes fatihul ulum tanggul, ponpes madinatul ulum di jenggawah, ponpes as-sunniyah kencong, dan sejumlah Madin lainnya.
Fraksi PKNU, kata Afton sengaja mengundang mereka karena jika dibahas di Komisi D, ia khawatir akan terjadi tarik menarik kepentingan partai saja.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Jember, Muhammad Muslih, siap mendata ulang Madin di Jember, dan akan dibina.
Ketua Komisi D Dprd Jember, Ayub Junaidi, justru berterimakasih kepada Fraksi PKNU, karena sudah meringankan bebas tugasnya di komisi. Menurut Ayub, setiap fraksi memang punya hak untuk memanggil instansi yang dianggap perlu untuk dipanggil. (Ulung)
