Sopir Argo Perdana Taksi Diminta Kandangkan Mobilnya

Menurut Ketua Paguyupan Perdana Indoniaga, Indra, pihak pengelola tetap bergeming di angka Rp. 190 ribu terhadap mobil yang mesinnya sudah diperbaiki, dan body repair atau ganti warna cat.

Jumlah sopir yang dikumpulkan sebanyak 80 orang, diminta menandatangani persetujuan setoran Rp. 190 ribu. Bagi yang  tidak sepakat, mereka diminta mengandangkan mobilnya.

Namun hasil dari musyawarah dengan pihak pengelola, para sopir akhirnya bisa kembali bekerja, sambil menunggu pertemuan hari Rabu (29/1) mendatang dengan dprd.

Indra dan teman-temannya berharap pihak pengelola dan pemilik taksi memperhatikan tuntutan para sopir. Sebab, sopir juga perlu makan dan menghidupi keluarganya. Selain itu, mendudukkan sopir sebagai mitra kerja bukan pencari kerja, supaya sama-sama menguntungkan kedua belah pihak.

Dalam penjelasan sebelumnya, manager PT Putera Perdana Indoniaga, Arif Rahman mengatakan, kenaikan setoran itu sudah dibicarakan dengan sopir. Bahkan perusahaan sudah memberi bonus tambahan bagi sopir yang memenuhi target setoran.

Diberitakan sebelumnya, Paguyuban Perdana Indoniaga Taksi Jember meminta perusahaan tidak menaikkan setoran melampaui kemampuan sopir. Sebab, pasca kenaikan harga BBM akhir tahun lalu, perusahaan  sudah dua kali menaikkan setoran.

Awalnya setoran sebesar Rp. 140 ribu per hari, kemudian perusahaan menaikkan setoran menjadi Rp. 165 ribu per hari. Bahkan pihak sopir sudah menawar dengan harga setoran Rp. 170 ribu tetapi perusahaan menolak. (Hafit)

Comments are closed.