Jika hendak menjadi sasaran aksi kejahatan, Polres Jember meminta masyarakat segera melapor ke polisi terdekat. Bukan justru pasrah dan melawan perampok di rumahnya.
Kepala Urusan Pembinaan dan Operasi Reskrim Polres Jember, Iptu Suhartanto, mengaku setiap pertemuan Kamtibmas, sudah mengenalkan nomor polisi terdekat, baik nomor telepon kantor maupun HP personil polisi. Ia tidak ingin seperti perampokan yang menimpa warga Yosorati Sumberbaru, yang menjadi sasaran aksi 12 perampok bercelurit di rumahnya. Saat korban mencurigai ada lemparan batu di atas atap rumahnya, korban justru keluar rumah, dan menjadi sasaran celurit perampok.
Menurut Suhartanto, seharusnya korban mengintip, dan jika diketahui ada orang mencurigakan, segera menelepon polisi atau aparat desa terdekat.
Namun saat dikonfirmasi, bagaimana jika tahu-tahu perampok sudah di dalam rumah korban, Suhartanto menyatakan, korban hanya bisa berteriak meminta tolong agar tetangganya membantu menggagalkan aksi perampokan tersebut.
Diberitakan Prosalina FM sebelumnya, setiap menjadi sasaran perampokan dan korban hendak meminta tolong warga lainnya, tetangga korban ketakutan, karena juga diancam kawanan perampok. (Fathul)
