Meski Dinas Pendidikan telah melarang siswa berkonvoi dan corat-coret baju untuk merayakan kelulusan, ternyata aksi tersebut masih berlangsung pada pengumuman kelulusan SMA sederajat hari ini. Bahkan, pihak kepolisian harus melakukan penjagaan di sejumlah ruas jalan di kawasan kota Jember. Namun, ternyata para siswa tidak berkonvoi di kawasan kota dan corat-coret baju di sekolah, tapi malah mengambil tempat di pinggiran kota seperti Jalan Dokter Soebandi Patrang.
Pantauan Prosalina FM, salah satu titik kumpul mereka yakni di dekat lapangan tenis Tebek dekat kantor Samsat timur Kecamatan Patrang, dan dekat stadion Notohadinegoro Jember. Puluhan pelajar itu ternyata gabungan dari beberapa sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Jember, Bambang Hariyono menyatakan dalam setiap rapat, seluruh kepala sekolah sudah dihimbau agar jangan sampai ada siswanya konvoi dan corat coret. Bambang mengaku prihatin dengan aksi konvoi dan corat coret yang masih saja dilakukan oleh para siswa.
Sementara Kepala SMA Pahlawan, Wisnu Murti mengaku sudah melaksanakan himbauan itu kepada siswanya. Pihak sekolah sudah menghimbau supaya tidak meniru siswa yang lulus sebelumnya. Bahkan, pengumuman siswa dibuat tertutup dan disampaikan langsung ke alamat rumah siswa. (Hafit)
