Petani Diminta Lapor Polisi, Jika Pupuk Sulit Didapat

newsWakil Kapolres Jember, Kompol Cecep Susatya, menghimbau kepada petani untuk memberikan informasi kepada polisi terkait kelangkaan pupuk yang mulai meresahkan masyarakat.

Kepada Prosalina FM, Cecep mengaku belum pernah menerima informasi apapun terkait kelangkaan pupuk yang terjadi di tingkat kelompok tani, maupun di kios-kios pupuk.

Melalui Suara Rakyat Prosalina FM, beberapa perwakilan petani meresahkan sulitnya mencari pupuk, baik di kelompok maupun kios pupuk yang ada. Mereka juga mempertanyakan kabar adanya penambahan kuota pupuk oleh pihak distributor, namun sama sekali tidak berpengaruh terhadap kebutuhan petani.

Cecep susatya berharap, petani tidak hanya menginformasikan soal pupuk kepada instansi terkait, melainkan juga menginformasikannya kepada polisi. Dengan demikian, polisi akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kelangkaan pupuk itu, karena terhambatnya proses distribusi atau karena adanya penyimpangan.

Sebelumnya, melalui acara Suara Rakyat Prosalina FM, sejumlah warga dari kawasan Jember Selatan mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk urea dan ZA. Di Jenggawah, keberadaan pupuk ZA menghilang dari kios. Sedangkan di Puger, baik urea maupun ZA sama-sama tidak tersedia. Alasan dari kios, belum ada pengiriman pupuk lagi dari distrbutor. (Fathul)

Comments are closed.