Terdampak Efisiensi Anggaran, Karyawan Hotel dan Restoran di Jember Berpotensi Dirumahkan

Jember Hari Ini – Akibat kebijakan efisiensi anggaran, karyawan hotel dan restoran di Kabupaten Jember berpotensi dirumahkan. Demikian Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jember, Teguh Soeprajitno.

Menurut Teguh, efisiensi anggaran akan berdampak pada penurunan omzet 55 hotel dan restoran yang ada di Jember. Penurunan omzet nantinya berpotensi akan menyebabkan sebagian karyawan dirumahkan karena menyesuaikan dengan kemampuan keuangan hotel dan perusahaan. PHRI mencatat, hotel dan restoran di Jember mampu menyerap tenaga kerja lebih dari seribu orang.

Tak cukup sampai di situ, penurunan kegiatan pemerintahan yang memanfaatkan hotel juga akan berdampak pada pelaku UMKM. Sebab, selama ini hotel membeli kebutuhan untuk menyediakan makan para tamu langsung kepada pelaku UMKM.

Karena itu, meskipun selalu mematuhi kebijakan pemerintah, Teguh berharap efisiensi anggaran yang bersentuhan langsung dengan masyarakat bisa ditinjau ulang.

Sebelumnya, PHRI Jember menyebut efisiensi anggaran akan mengurangi pendapatan hotel dan restoran sebesar 40 persen. Saat ini para pengusaha hotel dan restoran di Jember sedang berupaya mengurangi ketergantungan dengan kegiatan pemerintahan melalui kegiatan kreatif. (Rusdi)

Comments are closed.