Bupati Fawait Mulai Mutasi Pejabat Eselon 2, Berharap Gerak Cepat Kurangi Kemiskinan

Bupati Jember melakukan pelantikan mutasi pejabat.

Jember Hari Ini – Bupati Jember, Muhammad Fawait, melaksanakan mutasi sejumlah pejabat eselon II setingkat kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember. Pelantikan tersebut berlangsung pada Kamis sore (19/06/2025), di Pendopo Wahyawibawagraha Pemkab Jember dan disaksikan oleh sejumlah pejabat daerah.

Pelantikan ini menjadi bagian dari langkah strategis untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah. Usai pelantikan, Bupati menyampaikan, pejabat yang baru dilantik diharapkan segera beradaptasi di lingkungan kerja yang baru agar dapat meningkatkan kinerja secara optimal. Hal ini dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah tugas berat yang harus diselesaikan, seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan perekonomian, serta penguatan di berbagai sektor lainnya.

Sejalan dengan regulasi yang berlaku, Bupati menegaskan,akan dilakukan evaluasi kinerja terhadap pejabat yang dilantik setiap tiga bulan. Evaluasi tersebut dapat dilakukan hingga dua kali dalam satu periode jabatan, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Kesempatan evaluasi ini menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan performa aparatur pemerintahan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan selamat kepada para pejabat yang dilantik dan menegaskan, kebijakan rotasi dan mutasi bukan semata-mata karena pejabat sebelumnya kurang baik. Namun, langkah ini merupakan bagian dari proses penyegaran birokrasi, dengan harapan mampu mendorong akselerasi pembangunan, khususnya dalam menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Jember.

Bupati juga menjelaskan, proses pelantikan telah dilakukan sesuai prosedur, dengan terlebih dahulu mendapatkan izin dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ia menyatakan komitmennya untuk mewujudkan visi “Jember Baru, Jember Maju” melalui reformasi birokrasi dan sinergi lintas sektor.

Pemerintah Kabupaten Jember juga menyadari, penyelesaian permasalahan daerah tidak cukup hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jember. Oleh karena itu, dibutuhkan sinergi dan dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta pemerintah pusat guna mempercepat pencapaian program-program prioritas pembangunan. (Hafit)

Comments are closed.