Tak Tahu Ada Teror Bom, Jemaah Haji Jember Kloter 33 Tetap Tenang

Jemaah haji Kloter SUB 33.

Jember Hari Ini – Meskipun sempat muncul kabar mengenai ancaman teror bom terhadap pesawat yang membawa jemaah haji Jember kloter SUB 33, seluruh jemaah tetap tenang dan tidak mengalami kepanikan. Hal ini disebabkan karena mereka tidak mengetahui adanya ancaman tersebut selama perjalanan.

Jemaah hanya mengetahui bahwa pesawat yang mereka tumpangi telah mendarat dengan aman di Bandara Kualanamu, Medan. Setibanya di bandara, para jemaah disambut dengan baik oleh pihak pemerintah setempat, disediakan konsumsi, dan difasilitasi akomodasi untuk menginap di hotel.

Informasi tersebut disampaikan oleh Ahmad Mustofa dan istrinya, Asmaul Suharini, warga Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, yang merupakan bagian dari Kloter SUB 33. Keduanya membagikan pengalaman mereka saat menerima tamu di kediamannya pada Rabu (25/06/2025).

Menurut Mustofa, seluruh jemaah kini telah tiba di rumah masing-masing, meskipun sempat mengalami keterlambatan kepulangan selama satu hari dari jadwal semula. Ketika pesawat mendarat di Kualanamu, tidak ada informasi mencurigakan yang disampaikan kepada para jemaah.

Seluruh penumpang diminta turun dari pesawat tanpa membawa barang bawaan, kecuali barang pribadi yang melekat di badan. Meskipun demikian, para jemaah tetap merasa tenang karena proses evakuasi dilakukan secara tertib dan mereka langsung diangkut menggunakan bus menuju hotel untuk beristirahat.

Mustofa juga mengungkapkan, saat pesawat transit di Kualanamu, tidak ada pengumuman khusus dari kru Saudi Airline. Namun, ia menyadari, pesawat mendarat di area yang agak terpisah dari pesawat lain, seolah-olah berada di area pendaratan darurat. Saat itu, terlihat sejumlah personel pemadam kebakaran, pasukan gegana, serta tentara yang berjaga di sekitar lokasi. Meski demikian, para jemaah tidak merasa cemas karena tetap mendapatkan sambutan yang baik.

Sementara itu, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Jember, Nur Sholeh, membenarkan adanya keterlambatan dalam pemulangan jemaah haji kloter SUB 33. Namun, ia tidak memberikan rincian penyebab keterlambatan tersebut.

Sebelumnya, sejumlah keluarga jemaah di Jember sempat dikejutkan oleh berita yang menyebutkan bahwa pesawat yang membawa Kloter SUB 33 melakukan pendaratan darurat di Bandara Kualanamu Medan pada Jumat (20/06/2025), menyusul adanya ancaman bom. Kondisi tersebut menyebabkan keterlambatan pemulangan jemaah selama satu hari dari jadwal yang telah ditentukan. (Hafit)

Comments are closed.