
Jember Hari Ini – Meskipun madrasah di Kabupaten Jember berhasil meraih predikat juara umum dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Madrasah tingkat Provinsi Jawa Timur, Komisi D DPRD Jember menyayangkan kurangnya publikasi kegiatan tersebut di kalangan masyarakat.
Anggota Komisi D, Mufid, menyampaikan apresiasi atas pencapaian luar biasa ini yang diraih oleh seluruh jenjang Pendidikan Madrasah, MI, MTs, dan MA.
Namun, ia menyoroti minimnya gaung Porseni, baik di media sosial maupun di ruang publik. Menurutnya, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jember seharusnya lebih gencar mempromosikan kegiatan ini sebagai ajang motivasi bagi pelajar untuk terus berprestasi.
Menanggapi kritik tersebut, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Jember, Muhammad Nur Huda, menolak anggapan bahwa sosialisasi kurang maksimal.
Ia menegaskan bahwa pihaknya telah menyampaikan informasi terkait kepada berbagai pemangku kepentingan, termasuk OPD Pemkab Jember dan para kepala madrasah. Hanya saja, keterbatasan anggaran menjadi kendala dalam menjangkau seluruh kanal publikasi.
Lebih lanjut, Nur Huda menyampaikan bahwa Jember mencetak dua capaian bersejarah dalam Porseni 2025. Pertama, berhasil meraih gelar juara umum di seluruh jenjang pendidikan madrasah (MI, MTs, dan MA). Kedua, menjadi kabupaten pertama di Jawa Timur yang menyelenggarakan Porseni secara serentak untuk tiga jenjang pendidikan tersebut.
Sebagai informasi, Kantor Kemenag Jember bertindak sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan Porseni Madrasah Provinsi Jawa Timur yang digelar selama tiga hari, dari Minggu hingga Rabu, 6–9 Juli 2025. (Hafit)
