
Jember Hari Ini – PT KAI DAOP 9 Jember bersama Dishub Jember dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) terus melakukan inventarisasi Jalur Perlintasan Langsung (JPL) yang rusak dan membahayakan. Hingga saat ini dari lima JPL yang dinyatakan rusak, dua diantaranya telah diperbaiki.
Manajer Hukum dan Humas PT KAI DAOP 9 Jember, Cahyo Widiantoro, Sabtu (12/07/2025) mengatakan, berdasarkan hasil inventarisasi sementara, terdapat lima JPL rusak dan berbahaya bagi pengendara. Lima JPL tersebut terletak di Kecamatan Tanggul, Sumberbaru, Rambipuji, dan Silo.
Dari lima JPL rusak tersebut dua diantaranya, yakni di Desa Pecoro Rambipuji dan Garahan Silo telah diperbaiki. Pihaknya masih akan terus melakukan inventarisasi lebih lanjut dan melakukan perbaikan secara bertahap.
Lebih jauh Cahyo mengatakan, PT KAI DAOP 9 Jember berkolaborasi bersama instansi lain bertindak sebagai pengawas. Sebab, perbaikan JPL tidak bisa dilakukan sembarangan, apalagi di JPL dengan jalur kereta yang melengkung sehingga KAI DAOP 9 Jember harus memastikan perbaikan JPL jangan sampai membahayakan kereta api. (Rusdi)
