
Jember Hari Ini – Dinas Perhubungan Kabupaten Jember bersama Satlantas Polres Jember melakukan serangkaian persiapan menyikapi rencana penutupan total jalur Gumitir. Salah satu diantaranya, meminta PT KAI DAOP 9 Jember menambah titik pemberhentian kereta api di stasiun, selama jalur penghubung Jember Banyuwangi itu ditutup.
Plt Kepala Dishub Jember, Gatot Triyono, mengatakan, penutupan total jalur Gumitir selama dua bulan berdampak terhadap sistem transportasi, khususnya bagi Angkutan Antar Kota dan Antar Provinsi.
Beberapa waktu lalu, DAMRI telah merilis bahwa armada dengan rute Banyuwangi-Jakarta akan berhenti dan berangkat dari Jember. Kebijakan tersebut juga diikuti oleh perusahaan transportasi lainnya. Karena itu, Dishub Jember mencari alternatif agar warga Banyuwangi dan Jember bagian timur tetap bisa menggunakan bus Angkutan Kota dan Antar Provinsi.
Salah satunya dengan meminta KAI DAOP 9 Jember menambah titik pemberhentian kereta di sejumlah stasiun sehingga masyarakat dari Banyuwangi maupun Jember bagian timur bisa naik kereta untuk kemudian melanjutkan perjalanan dengan naik bus.
Diberitakan sebelumnya, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) akan melakukan perbaikan jalan di jalur Gumitir. Pekerjaan yang ditargetkan berlangsung hingga 30 Desember 2025 itu akan diikuti penutupan jalur secara total selama dua bulan.(Rusdi)
