
Jember Hari Ini – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali mulai melakukan rekayasa lalu lintas terkait penutupan total jalan raya Gunung Gumitir di Desa Sidomulyo Kecamatan Silo yang akan dimulai pada Kamis (24/07/2025).
Sebagai langkah antisipatif, sejak Selasa (22/07/2025), BBPJN telah memasang banner dan rambu-rambu penunjuk arah mulai dari pintu keluar tol Probolinggo, serta di wilayah Lumajang dan Jember. Pemasangan rambu juga dilakukan dari arah sebaliknya, yakni dari Banyuwangi.
Kepala BBPJN Jawa Timur-Bali, Gunadi Antariksa, menyampaikan, kajian risiko dan mitigasi potensi bahaya telah dilakukan, dan pihaknya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas serta jalur alternatif bagi para pengguna jalan.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Erwin Prasetya, menjelaskan, hasil rapat koordinasi menyimpulkan seluruh kendaraan tidak diperbolehkan melintasi jalan Gunung Gumitir selama masa penutupan. Untuk itu, sejak Selasa (22/07/2025) BBPJN mulai memasang banner dan rambu lalu lintas.
Khusus kendaraan bertonase lebih dari 15 ton akan diarahkan melalui jalur pantura: Probolinggo–Situbondo–Ketapang Banyuwangi. Sementara itu, rambu pengalihan juga telah dipasang dari arah Lumajang-Jember-Bondowoso menuju Banyuwangi.
Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Sempolan, Ipda Dwi Cahyo Utomo, menambahkan, untuk kendaraan roda dua tersedia jalur alternatif melalui area perkebunan tanah manis dan perkebunan Gunung Gumitir. Saat ini, perbaikan jalan alternatif tersebut telah mencapai sekitar 70 persen. (Hafit)
