SMKN 6 Jember Gelar Pemutihan Ijazah Sejak Tahun 1990 Hingga 2013

newsSMK Negeri 6 Jember atau yang sebelumnya dikenal sebagai SMK Negeri Tanggul, Rabu pagi menggelar pemutihan pengambilan ijazah yang tertahan sejak 1990 hingga 2013.

Pemutihan ijazah itu, tentu merupakan angin segar di dunia pendidikan Jember yang setiap tahun selalu diterpa isu penahanan ijazah terhadap siswa, gara-gara siswa belum melunasi sejumlah pembiayaan di sekolah.

Menurut salah seorang guru SMK Negeri 6 Jember, Hasyim, penyerahan ijazah secara simbolik dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Jember, Bambang Hariyono. Hadir dalam acara itu, Kepala Bidang SMP, SMA dan SMK Dinas Pendidikan, Tatang Prianggono. Hasyim menyatakan, ada 103 ijazah yang diberikan kepada alumni. Mereka yang tidak bisa datang ke sekolah, bisa diwakilkan kepada orang tuanya untuk mengambil.

SMK Negeri 6 Jember, kata Hasyim, sadar betul bahwa keberadaan ijazah sangat dibutuhkan bagi siswa untuk bekerja maupun melanjutkan pendidikan. Setelah dimusyawarahkan dengan dewan guru, akhirnya sekolah mengeluarkan kebijakan pemutihan ijazah. Padahal, jika dihitung tunggakan alumni yang tidak mengambil ijazah mencapai Rp 200 juta. Selain karena punya tanggungan biaya, biasanya alumni tidak mengambil ijazah karena sudah terlanjur bekerja di luar kota atau luar negeri.

Hasyim berharap, apa yang dilakukan sekolahnya bisa menular kepada sekolah-sekolah yang lain. Sebab, kepala sekolah dan dewan guru di sana meyakini, akan ada ganti dana yang lebih besar dengan tidak menahan ijazah siswa. (Ely)

Comments are closed.