
Jember Hari Ini – Hujan ditengah musim kemarau yang terjadi di Kabupaten Jember sejak Senin (18/08/2025) memicu sejumlah sungai hingga irigasi persawahan membawa sampah-sampah hingga areal persawahan. Kondisi ini membuat tanaman padi milik petani di Desa Cangkring Jenggawah dan kawasan Tegal Besar, tercemari sampah-sampah plastik.
Merespons hal tersebut, Kepala TPA Pakusari Jember, Masbut menilai, tidak hanya sampah plastik, di irigasi persawahan juga banyak ditemukan sampah jenis Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), seperti popok hingga pembalut.
Masbut mengatakan, masih banyak masyarakat di Jember yang memiliki kebiasaan membuang sampah di parit, terutama saat musim kemarau. Untuk itu, pihaknya tidak pernah bosan untuk melakukan edukasi dalam berbagai kesempatan, seperti seminar hingga aksi bersih sampah untuk mengubah kebiasaan buruk tersebut.
Apalagi, kata Masbut, sampah-sampah yang masuk ke area persawahan, dikhawatirkan juga menceri kualitas pertanian pangan di Jember. (Ulil)
