
Jember Hari Ini – BPBD Jember melaporkan, pada Kamis (11/09/2025) tercatat dua peristiwa bencana yang dipicu hujan lebat disertai angin kencang. BPBD mengimbau agar masyarakat lebih waspada dalam menghadapi musim peralihan dari kemarau ke penghujan. Kondisi ini bisa memicu bencana Hidrometeorologi.
Kepala BPBD Jember, Tri Indra Purnomo, Jumat (12/09/2025) mengatakan, puncak hujan deras di Kawasan Jember pada pekan ini tercatat pada Rabu (10/09/2025).
Hujan ringan hingga lebat telah mengakibatkan tanah longsor yang berdampak pada tiga rumah warga di Desa Gelang dan Kaliglagah, Kecamatan Sumberbaru.
Satu rumah warga yang berada di atas tanah miring, akhirnya longsor dan membuat bagian kamar mandi dan dapur rusak. Tanah longsor juga menutup jalan dan teras rumah warga.
BPBD Jember juga melaporkan telah mengirimkan bantuan logistik untuk korban rumah roboh di Dusun Krajan, Desa Sempolan, Kecamatan Silo pada Kamis (11/09/2025). Peristiwa tersebut dipicu akibat hujan deras pada 10 September 2025 pukul 21.00 WIB. Akibatnya, 2 rumah yang bersebelahan, roboh.
Tri mengatakan, material yang berada di rumah sebelah ikut ambruk menimpa ruang keluarga. Tembok yang terbuat dari semen dan atap pada 2 rumah tersebut roboh karena struktur bangunan dan konstruksi yang tidak layak. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Rumah pertama milik Cholid, mengalami rusak sedang dengan ukuran panjang 10 Meter dan lebar 2,7 Meter. Kemudian rumah milik Marsis, mengalami rusak sedang dengan ukuran panjang 9 meter dan lebar 2,7 meter. Ada sebagian kecil ruangan yang masih berdiri. Kini korban masih bisa tidur di sebagian bangunan yang terdampak.
Lebih lanjut, Tri mengimbau kepada masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan ditengah masa peralihan dari musim kemarau ke penghujan. Pada masa ini, sejumlah wilayah di Jawa Timur diprediksi hujan lebat disertai angin kencang yang bisa memicu bencana Hidrometeorologi. (Ulil)
