Pengaduan di OJK Jember Meningkat, Didominasi Soal Penjabelan

Mufid.

Jember Hari Ini – Dalam tiga tahun terakhir, pengaduan masyarakat yang masuk ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember melonjak tajam.

dari ribuan pengaduan yang masuk, mayoritas berkaitan dengan proses eksekusi jaminan pinjaman atau penjabelan.

Kepala OJK Jember, Mufid, Jumat (19/09/2025) mengatakan, pada 2023 ada lebih dari 700 pengaduan. Tahun 2024 naik menjadi seribu lebih kasus. Sementara hingga pertengahan September 2025, sudah ada 794 pengaduan dan diperkirakan menembus seribu kasus.

Dari ribuan pengaduan tersebut, mayoritas terkait aksi penjabelan terhadap barang milik kreditur. Kemudian juga ada pengaduan terkait sistem layanan informasi keuangan atau slik.

Mufid menegaskan, setiap laporan ditangani melalui penyelesaian internal. Namun, bila ditemukan pelanggaran serius berupa kecurangan, kasus bisa diproses hingga pidana.

Selain menindaklanjuti pengaduan, OJK Jember juga rutin melakukan evaluasi terhadap kinerja Lembaga Jasa Keuangan (LJK) sebanyak dua kali dalam setahun.

Lebih jauh Mufid mengatakan, meski pengaduan meningkat, OJK memastikan kondisi lembaga jasa keuangan di wilayah Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang masih relatif baik. (Rusdi)

Comments are closed.