
Jember Hari Ini – Realisasi penerimaan dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Pedesaan dan Perkotaan tercatat menjadi yang terendah di antara sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jember.
Hingga Agustus 2025, capaian PBB baru sekitar 26,7% dari target tahunan sebesar Rp83 miliar, dengan realisasi pendapatan hanya mencapai Rp22,2 miliar.
Anggota Komisi C DPRD Jember, Edy Cahyo Purnomo, mengungkapkan bahwa nilai tunggakan PBB masih sangat tinggi, yakni mencapai Rp60,8 miliar. Politikus yang akrab disapa Ipung ini mendorong Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jember untuk meningkatkan upaya penagihan yang dinilainya masih lemah.
Untuk itu, dia berharap bapenda bisa lebih aktif melakukan sosialisasi dan penagihan agar penerimaan dari sektor PBB bisa maksimal .
Dalam Rapat Dengar Pendapat antara Komisi C DPRD dan Bapenda pada Senin (22/09/2025), disampaikan bahwa total realisasi PAD Jember hingga Agustus 2025 baru mencapai Rp690 miliar atau sekitar 60% dari target Rp1,13 triliun untuk tahun anggaran 2025. (Hafit)
