Pertumbuhan IPM di Jember Lambat, BPS Ingatkan Potensi Sektor Pendidikan

BPS Ingatkan Potensi Sektor Pendidikan.

Jember Hari Ini – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Jember per tahun 2024 naik sebesar 0,72 persen atau sebesar 0,51 poin dari tahun sebelumnya. Capaian IPM tersebut ditentukan oleh rata-rata umur panjang, hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup layak.

Namun BPS menilai, dari sejumlah indikator tersebut, poin pengetahuan seperti harapan lama sekolah hingga Rata-rata Lama Sekolah (RLS) di Jember memang tumbuh namun masih tergolong lambat bahkan stagnan.

BPS mencatat, pertumbuhan IPM di Jember mengalami perlambatan pertumbuhan sebesar 4,12 persen dibanding tahun sebelumnya 4,44 persen. Sementara Umur Harapan Hidup (UHH) juga mengalami perlambatan pertumbuhan yaitu sebesar 0,20 persen dibanding tahun sebelumnya 0,31 persen.

Indikator Harapan Lama Sekolah (HLS) mengalami perlambatan pertumbuhan sebesar 0,07 dibanding tahun sebelumnya 0,37 persen. Rata-rata Lama Sekolah (RLS) juga mengalami pertumbuhan yang stagnan yaitu sebesar 0,31 persen.

Plt Kepala BPS Jember, Muhamad Suharsa, mengatakan, Jember memiliki kekuatan sarana pendidikan lebih unggul jika dibandingkan kabupaten sekitar di tapal kuda. Sarana pendidikan lebih unggul tersebut terutama dalam hal akses kuliah di perguruan tinggi. Potensi ini jika dimaksimalkan, diyakini bisa lebih menguatkan IPM dari sektor kekuatan standar hidup layak.

Terbukti, sejak tahun 2023 hingga 2025, jumlah okupansi hotel di Jember setiap bulan Juli selalu meningkat signifikan karena banyaknya momentum wisuda mahasiswa. bahkan okupansi hotel tersebut masih lebih tinggi jika dibandingkan bulan Agustus yang biasa mengadakan banyak event.

Suharsa menilai, potensi ini perlu ditangkap oleh pemerintah, agar sinergisitas di sektor pendidikan di Jember bisa dimaksimalkan.

Sebelumnya, Bupati Jember Muhammad Fawait pada Senin (06/10/2025), mengaku sejumlah event yang digelar Pemkab Jember belum maksimal mendongkrak hunian hotel. Karena itu, Fawait merasa perlu mengkolaborasikan kegiatan Pemkab Jember dengan kegiatan yang digelar perguruan tinggi. (Ulil)

Comments are closed.