
Jember Hari Ini – Universitas Jember memastikan tidak akan menoleransi praktik kecurangan akademik, termasuk praktik perjokian. Karena itu, Unej saat ini sedang menyiapkan sanksi bagi empat joki yang tertangkap dan tujuh mahasiswa penggunanya.
Kepala Unit Penunjang Akademik Teknologi Informasi dan Komunikasi (UPA TIK) Unej, Profesor Bayu Taruna, Senin (20/10/2025) mengatakan, tim rektorat Unej saat ini sedang melakukan pemeriksaan terhadap empat joki dan tujuh mahasiswa penggunanya. Hasil pemeriksaan sementara, tujuh pengguna dan empat joki tidak saling mengenal sehingga dipastikan mereka bukan komplotan.
Dari keempat joki tersebut, kata Bayu, dua diantaranya merupakan Mahasiswa Unej yang hendak wisuda dan dua lainnya merupakan alumni Unej.
Bayu menegaskan, temuan tersebut menjadi perhatian serius pihak kampus karena dianggap mencederai nilai kejujuran akademik dan bertentangan dengan kompetensi dasar yang seharusnya dimiliki mahasiswa.
Karena itu, tim Unej saat ini sedang merumuskan sanksi bagi joki dan penggunanya. Rumusan sanksi tersebut akan diserahkan kepada Komisi Etik serta Wakil Rektor I Unej. (Rusdi)
