Dampak Banjir di Grobogan, KA Pandalungan Terlambat 39 Menit

Dampak Banjir di Grobogan.

Jenber Hari Ini – KAI Daerah Operasi 9 Jember menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan sejumlah perjalanan Kereta Api yang disebabkan oleh gangguan jalur di Wilayah Gubug–Tegowanu pada malam Selasa (21/10/2025). Salah satu kereta yang terdampak adalah KA Pandalungan rute Gambir–Jember yang mengalami keterlambatan hingga 39 menit.

Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menjelaskan bahwa gangguan tersebut terjadi akibat meluapnya air di kilometer 27+9, tepatnya di jembatan BH 59 antara Stasiun Gubug dan Tegowanu, Grobogan, Jawa Tengah, sekitar pukul 19.04 WIB. Air hampir mencapai rel sehingga berisiko terhadap keselamatan jalur.

Sebagai langkah awal, petugas langsung memasang pembatas kecepatan 60 km/jam sejak pukul 18.05 WIB. Namun, pada pukul 19.16 WIB, derasnya aliran air menyebabkan erosi pada struktur jembatan. Untuk alasan keselamatan, petugas kemudian memasang semboyan 3 (tanda bahwa jalur tidak aman) di jalur hilir Gubug–Tegowanu, dan seluruh perjalanan dialihkan ke jalur kiri.

Hingga pukul 20.22 WIB, air sudah melebihi kop rel hingga 5 cm. Pada pukul 21.20 WIB, kondisi serupa juga terjadi di jalur hulu sehingga semboyan 3 turut dipasang di sana. Setelah dilakukan pemeriksaan dan penanganan intensif, jalur hilir kembali dibuka pukul 23.00 WIB dengan pembatas kecepatan 10 km/jam, dan jalur hulu dapat dilalui kembali pada pukul 01.23 WIB dengan pembatas kecepatan 20 km/jam.

Pihak KAI Daop 9 Jember masih terus memantau kondisi jalur untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya luapan air susulan, terutama karena masih dalam musim hujan. (Ulil)

Comments are closed.