Aliansi Masyarakat Jember Bersatu Desak Bupati dan Wabup Akur atau Mundur

Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi.

Jember Hari Ini – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jember Bersatu (AMJB) menggelar aksi damai di kantor Pemkab Jember, Rabu (26/11/2025). Mereka menuntut penyelesaian konflik antara bupati dan wakil bupati yang saling melapor dan dinilai mengganggu stabilitas pemerintahan daerah.

Koordinator Aksi, Zulkifli, menyatakan, demonstrasi hari ini merupakan tahap pertama dari rangkaian penyampaian aspirasi. Sebelumnya, AMJB memilih melakukan pertemuan tokoh dan hearing bersama DPRD atas persoalan ketidakharmonisan bupati dengan wakilnya. Karena itu, apabila tuntutan dalam demonstrasi kali ini tidak mendapat tindak lanjut, massa mengancam meningkatkan skala aksi pada tahap berikutnya.

AMJB menegaskan bahwa desakan mereka bukan bermotif politik, tetapi seruan moral agar pemimpin daerah bekerja secara harmonis demi kepentingan masyarakat. Mereka meminta bupati dan wakil bupati untuk akur dan memperbaiki hubungan kerja, atau memilih mundur apabila tidak mampu menjaga stabilitas kepemimpinan.

Sebab, konflik antar pimpinan telah memicu kebingungan ditengah masyarakat, termasuk ASN dan pejabat daerah. Konflik antar pimpinan itu juga dinilai dapat menghambat pelayanan publik, serta pelaksanaan program pembangunan.

Lebih jauh AMJB mendesak DPRD Jember mengambil langkah tegas terkait disharmoni yang terjadi. DPRD diminta melakukan pengawasan, memanggil resmi bupati dan wakil bupati, serta menindaklanjuti kesepakatan yang sebelumnya dibuat bersama AMJB namun dinilai belum menunjukkan perkembangan.

Massa juga menyerukan keterlibatan masyarakat luas untuk mengawal jalannya pemerintahan daerah agar rakyat tidak menjadi korban dari ketidakharmonisan para pemimpin. (Rusdi).

Comments are closed.