
Jember Hari Ini – Sebuah video berdurasi 1 menit 45 detik yang memperlihatkan ketegangan antara Pedagang Kaki Lima (PKL) dan seorang warga yang hendak parkir di sekitar Alun-Alun Jember Nusantara viral di media sosial.
Dalam rekaman itu, seorang PKL tampak melarang pengendara mobil parkir karena dianggap menutupi area dagangannya. Sementara pemilik mobil menolak berpindah, dengan alasan area tersebut tidak termasuk zona larangan parkir, terlebih lapak PKL berada di seberang jalan.
Menanggapi viralnya peristiwa tersebut, Ketua Komisi C DPRD Jember, Ardhi Pujo Prabowo, mengatakan, keluhan terkait larangan parkir oleh PKL memang kerap muncul di media sosial. Ia mengimbau agar kedua pihak saling menghormati, baik warga yang ingin memarkir kendaraan maupun PKL yang mencari nafkah di kawasan itu.
Ardhi meminta Satpol PP selaku penegak perda untuk meningkatkan patroli sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat dan para PKL. Tujuannya agar aktivitas parkir dan kegiatan berdagang dapat berjalan tanpa saling mengganggu.
Ia berharap, dengan kesadaran bersama, pengunjung tidak merasa menghalangi mata pencaharian PKL, dan PKL pun tidak menghambat warga yang parkir di area yang tidak memiliki rambu larangan. (Hafit)
