Sepanjang November 2025, Emas Perhiasan Sumbang Inflasi Tertinggi di Jember

Iustrasi , Emas Perhiasan Sumbang Inflasi Tertinggi.

Jember Hari Ini – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada bulan November 2025, Kabupaten Jember mengalami inflasi bulanan sebesar 0,08 persen. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi bulanan sepanjang November, yakni emas perhiasan, kemudian tomat, bawang merah, bayam, sawi hijau, ketimun, cabai rawit, wortel, daging sapi, kangkung, terong, kacang panjang, dan ikan nila.

Plt Kepala BPS Jember, Muhamad Suharsa, melalui keterangan resminya, Senin, (01/12/2025) mengungkap, pada kelompok makanan, minuman, komoditas beras menyumbang inflasi tertinggi sebesar 0,14 persen, disusul kemudian telur ayam ras sebesar 0,04 persen, baru kemudian pisang, daging ayam ras, dan semangka sebesar 0,02 persen.

Sementara itu, untuk kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, yang dominan memberikan andil inflasi yaitu emas perhiasan sebesar 0,06 persen.

Lebih lanjut Suharsa mengatakan, harga emas di bulan November menunjukkan tren peningkatan. Kondisi ini disebabkan ketidak pastian ekonomi global. Salah satunya akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan perlambatan ekonomi Eropa. Tingginya harga emas kemudian membuat masyarakat masih menjadikan emas untuk menyimpan aset.

Lebih lanjut, dia merespons tingginya curah hujan pada bulan November, juga menyebabkan penurunan produksi tanaman hortikultura baik secara kuantitas maupun kualitasnya, khususnya pada komoditas tomat dan beberapa sayuran seperti bayam dan sawi hijau.

Kondisi curah hujan yang tinggi juga menyebabkan berkurangnya produksi bawang merah di daerah produsen. Sebagian stok bawang merah Jember didatangkan dari Bima, Kintamani, dan Sulawesi.  

Pihaknya juga menilai, sidak pasar yang dilakukan oleh Bapanas bersama Bulog, bersama OPD membuat sebagian pedagang menurunkan harga penjualan. Hal ini juga dipicu adanya peringatan terhadap penggilingan, distributor hingga pedagang agar tidak memainkan harga jual. (Ulil)

Comments are closed.