BPS Catat IPM Jember Tahun 2025 Capai 71,57 Persen, Naik 0,64 Poin

BPS Catat IPM Jember Tahun 2025 Capai 71,57 Persen.

Jember Hari Ini – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis update pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Jember. Hingga awal Desember 2025, IPM di Jember mencapai 71,57 persen, meningkat 0,64 poin atau 0,90 persen dibandingkan tahun 2024.

Plt Kepala BPS Jember, Muhamad Suharsa, mengatakan, selama periode 2021–2025, IPM Jember rata-rata meningkat sebesar 0,73 persen per tahun.

Peningkatan IPM 2025 terjadi pada semua dimensi, terutama standar hidup layak. Pada dimensi umur panjang dan hidup sehat, bayi yang lahir pada tahun 2025 memiliki harapan untuk dapat hidup hingga 74,37 tahun, meningkat 0,27 tahun dibandingkan dengan mereka yang lahir pada tahun sebelumnya.

Pada dimensi pengetahuan, Harapan Lama Sekolah (HLS) penduduk umur 7 tahun meningkat 0,01 tahun dibandingkan tahun sebelumnya, dari 13,5 menjadi 13,5 tahun, sedangkan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) penduduk umur 25 tahun ke atas meningkat 0,1 tahun, dari 6,5 tahun 2024 menjadi 6,6 tahun pada tahun 2025.

Sementara untuk dimensi standar hidup layak yang diukur berdasarkan rata-rata pengeluaran riil per kapita per tahun, meningkat Rp447 ribu atau 4,8 persen dibandingkan tahun 2024.

Dia melanjutkan, pada tahun 2025, status pembangunan manusia Jawa Timur masih berkategori tinggi, dengan capaian IPM 76,13.  Kabupaten Sumenep tercatat sebagai wilayah dengan peningkatan status IPM dari sedang ke tinggi. Sedangkan Kota Batu tercatat sebagai wilayah dengan peningkatan status IPM dari tinggi ke sangat tinggi, antara 70 hingga 80.

Sementara itu, Sidoarjo, Kota Kediri, Kota Blitar, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kota Madiun, Kota Surabaya, dan Kota Batu menjadi wilayah dengan status capaian IPM yang sangat tinggi. Sementara Jember berada di status tinggi dengan nilai 71,57. (Ulil)

Comments are closed.