
Jember Hari Ini – Ribuan warga dilaporkan terluka akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra. Data BNPB per Kamis (04/12/2025) mencatat, sebanyak 2.600 orang mengalami luka-luka, 564 orang masih dalam pencarian, dan 776 jiwa dinyatakan meninggal. Berbagai elemen masyarakat pun bergerak memberikan dukungan bagi penanganan bencana tersebut.
Tingginya jumlah korban yang membutuhkan perawatan di rumah sakit di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh juga mendorong PMI Kabupaten Jember untuk menyalurkan bantuan 100 kantong darah. Stok darah yang akan dikirim mencakup beragam golongan dan komponen. Hingga Rabu sore seluruh persiapan pengiriman telah hampir rampung.
Ketua PMI Jember, Zainollah, menjelaskan bahwa selain menggalang bantuan berupa dana dan paket sembako, pihaknya juga mengirimkan 100 kantong darah untuk memenuhi kebutuhan korban bencana yang tengah dirawat. Bantuan tersebut terlebih dahulu akan diserahkan kepada PMI Jawa Timur, sebelum kemudian diteruskan ke PMI daerah terdampak di Sumbar, Sumut, dan Aceh, dan didistribusikan ke rumah sakit yang membutuhkan.
Sementara itu, relawan di Jember juga mulai meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di wilayahnya. BMKG merilis peringatan cuaca ekstrem untuk Jawa Timur pada Kamis (04/12/2025). Sejumlah wilayah diperkirakan diguyur hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan petir.
Dalam informasi resmi yang dibagikan BMKG Juanda, disebutkan bahwa intensitas hujan diprediksi meningkat sejak siang hingga malam. Masyarakat diminta lebih waspada karena Jawa Timur memasuki puncak musim hujan, dengan potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung hingga 9 Desember 2025. (Ulil)
