
Jember Hari Ini – Anggota Komisi D DPRD Jember mempertanyakan belum dicairkannya Beasiswa Cinta Bergema atau beasiswa Bupati Jember untuk semester genap tahun 2026. Padahal, beasiswa tersebut sangat dibutuhkan mahasiswa untuk memenuhi kewajiban pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT).
Beasiswa Cinta Bergema untuk semester ganjil diketahui telah dicairkan ke rekening masing-masing perguruan tinggi. Namun, hingga saat ini untuk semester genap, mahasiswa dan orang tua masih harus menanggung pembayaran UKT secara mandiri karena bantuan dari Pemerintah Kabupaten Jember belum terealisasi.
Anggota Komisi D DPRD Jember, Ahmad Dofir Syah, saat ditemui Selasa (27/01/2026), menyampaikan keprihatinannya atas keterlambatan pencairan tersebut. Menurutnya, dana beasiswa sangat mendesak karena saat ini mahasiswa telah memasuki masa pelunasan UKT sebagai syarat pengajuan Kartu Rencana Studi (KRS). Ia menegaskan, DPRD Jember telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp46 miliar untuk beasiswa yang diperuntukkan bagi hampir 8.000 mahasiswa.
Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Beasiswa Cinta Bergema, Tulus Wijayanto, menjelaskan, beasiswa untuk tahun anggaran 2025 baru diberikan untuk pembayaran UKT semester ganjil. Bantuan tersebut disesuaikan dengan besaran UKT masing-masing mahasiswa, dengan nilai maksimal Rp5 juta.
Tulus menambahkan, pencairan untuk semester genap belum dilakukan karena pihaknya masih akan melaksanakan verifikasi ulang terhadap status keaktifan mahasiswa penerima beasiswa. Proses verifikasi dijadwalkan berlangsung pada akhir Februari hingga awal Maret 2026. Setelah verifikasi rampung, beasiswa akan dicairkan untuk dua semester, yakni ganjil dan genap, dengan total bantuan maksimal Rp5 juta.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Jember telah menetapkan hampir 8.000 mahasiswa asal jember sebagai penerima Beasiswa Cinta Bergema tahun 2025. (Hafit)
