Keindahan Papuma Terganggu oleh Sampah Kiriman

Ilustrasi sampah yang bermuara di Papuma.

Jember Hari Ini – Persoalan sampah kiriman kembali menjadi ancaman serius bagi destinasi wisata pantai Papuma. Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Jember bersama PT Palawi menegaskan perlunya penanganan cepat serta keterlibatan daerah hulu untuk mencegah pencemaran berulang.

Kepala Disporabudpar Jember, Bobby Arie Sandy, Rabu (06/05/2026) menilai kebersihan dan keamanan masih menjadi titik lemah dalam menjaga kenyamanan wisata, khususnya di kawasan pesisir. Sampah kiriman yang datang tiba-tiba dinilai sulit dikendalikan dan kerap merusak citra destinasi.

Fenomena ini dipicu oleh kondisi di luar wilayah, seperti banjir di daerah lain yang membawa limbah hingga ke laut. Akibatnya, pantai di Jember harus menanggung dampak dari persoalan lingkungan lintas daerah.

Situasi ini menunjukkan belum adanya sistem terpadu dalam penanganan sampah dari hulu hingga hilir. Tanpa langkah konkret dan cepat, masalah sampah kiriman berpotensi terus berulang dan mengganggu sektor pariwisata.

Karena itu, Disporabudpar juga mendorong kesadaran masyarakat di wilayah hulu agar tidak membuang sampah ke sungai. Pasalnya, aliran sungai menjadi jalur utama sampah menuju laut dan akhirnya menumpuk di kawasan Pantai.

Sementara itu, Manager Site Pantai Papuma, Palupi Haryokoi, mulai menyiapkan langkah teknis dengan berkoordinasi dengan atasannya di PT Palawi. Upaya awal yang dilakukan adalah menambah fasilitas tempat pembuangan sampah tertutup guna meminimalkan dampak pencemaran di area wisata. (Rusdi)

Comments are closed.