2 JCH Asal KBIHU Al-Haromain Jember Batal Berangkat karena Faktor Kesehatan

Ilustrasi

Jember Hari Ini – Dua Jemaah Calon Haji (JCH) kloter 93 asal KBIHU Al-Haromain Asyarifain Kabupaten Jember dipastikan gagal berangkat ke tanah suci pada musim haji tahun 2026. Kedua jemaah tersebut merupakan ayah dan anak yang batal berangkat lantaran sang ayah mengalami sakit stroke.

Peristiwa tersebut terungkap saat prosesi pelepasan jamaah calon haji KBIHU Al-Haromain yang digelar di aula lingkungan Pondok Pesantren Raudlatul Ulum, Desa Sumberwringin, Kecamatan Sukowono, Jumat pagi (15/05/2026).

Pantauan di lokasi, setelah prosesi pelepasan selesai, ratusan jamaah yang terbagi dalam delapan rombongan langsung diberangkatkan menggunakan armada bus sekitar pukul 05.00 wib. Pelepasan dilakukan oleh pengurus kbihu bersama unsur forkopimcam sukowono.

Wakil Ketua KBIHU Al-Haromain, H. Nur Hasan, menjelaskan jumlah awal jamaah yang terdaftar sebanyak 349 orang. Namun dua jemaah akhirnya tidak dapat berangkat karena kondisi kesehatan salah satu jemaah yang mengalami stroke.

Menurutnya, jemaah yang batal berangkat yakni Farid Jailani Muhammad Ali (45) bersama putranya Muhammad Syukron Fahmi Al-Fariki (18) warga Desa Curahlembu, Kecamatan Kalisat. Meski kondisi sang anak dinyatakan sehat, ia tetap tidak bisa berangkat karena statusnya hanya sebagai pendamping jemaah reguler.

Nur Hasan memastikan keduanya akan kembali masuk dalam daftar tunggu keberangkatan haji pada tahun berikutnya. Selain itu, ia menyebut seluruh jemaah yang berangkat dalam kondisi sehat. Namun terdapat delapan jemaah yang masuk kategori risiko tinggi atau resti karena faktor usia lanjut dan riwayat penyakit stroke.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihak KBIHU telah berkoordinasi dengan petugas kesehatan haji agar para jemaah tersebut mendapat perhatian khusus selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah haji. (Hafit)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*