Sempat Hilang Kontak di Samudra Hindia, Kapal Nelayan Jayamahe Kembali ke Puger dengan Selamat

Kapal Jayamahe yang sempat hilang kontak.

Jember Hari Ini – Kapal nelayan jenis sekoci bernama Jayamahe yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat melaut di perairan Samudra Hindia akhirnya kembali ke Puger, Kabupaten Jember, dalam keadaan selamat, Minggu (14/06/2026).

Kapal yang dinakhodai Supriyadi (43) bersama tiga Anak Buah Kapal (ABK) itu tiba di aliran Sungai Besini, Puger, sekitar pukul 07.30 WIB setelah sempat tidak dapat dihubungi selama beberapa hari.

Sebelumnya, keluarga nelayan melaporkan kejadian tersebut ke Satpolairud Polres Jember pada Minggu pagi. Laporan disampaikan oleh Nikmatus, adik ipar Supriyadi, setelah kapal yang berangkat melaut sejak Kamis 4 Juni belum juga kembali ke daratan.

Berdasarkan hasil penelusuran, kapal Jayamahe akhirnya ditemukan pada Sabtu 13 Juni sekitar pukul 17.00 WIB di perairan Samudra Hindia sekitar 100 mil dari pesisir selatan Jember. Seluruh awak kapal, yakni Supriyadi, Yusron (38), Kiki (28), dan Faisol (25), dipastikan dalam kondisi selamat.

Kasatpolairud Polres Jember, AKP Hari Pamuji, menjelaskan, hilangnya komunikasi dengan kapal disebabkan gangguan sinyal pada radio komunikasi yang digunakan awak kapal. Selain itu, kapal juga mengalami kekurangan bahan bakar solar sehingga tidak dapat segera kembali ke daratan.

Setelah kondisi kapal memungkinkan, para nelayan melanjutkan perjalanan menuju puger hingga akhirnya tiba dengan selamat dan bersandar di Sungai Besini.

Menindaklanjuti laporan keluarga nelayan, Satpolairud Polres Jember sebelumnya telah melakukan koordinasi dengan TNI AL, Basarnas, serta sejumlah relawan untuk membantu upaya pencarian dan pemantauan keberadaan kapal.

Kapal jayamahe merupakan kapal nelayan jenis sekoci berwarna putih kombinasi biru yang biasa digunakan untuk mencari ikan di perairan samudra hindia. Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material yang dilaporkan.

Kembalinya kapal dan seluruh awaknya disambut lega oleh keluarga serta masyarakat nelayan di Puger yang selama beberapa hari terakhir menantikan kabar keberadaan mereka. (Ulil)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*