Jember Hari Ini – Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan penanganan krisis air bersih di Kecamatan Pakusari tidak boleh berhenti pada distribusi bantuan air bersih setiap musim kemarau. Pemerintah Kabupaten Jember diminta segera menyiapkan solusi jangka panjang agar warga tidak terus bergantung pada kiriman tangki air.
Saat meninjau penanganan kekeringan, Rabu (22/07/2026), Fawait mengatakan, pemerintah daerah telah menjalankan langkah darurat melalui penyaluran air bersih ke wilayah terdampak, termasuk Dusun Bunder, Desa Sumberpinang. Meski demikian, ia menilai bantuan tersebut hanya bersifat sementara sehingga diperlukan penyelesaian yang lebih berkelanjutan.
Menurutnya, pembahasan mengenai penanganan krisis air telah dilakukan bersama kelompok masyarakat, para kepala desa, serta camat di wilayah setempat. Ia meminta camat bersama seluruh kepala desa segera memetakan kawasan yang rawan kekeringan sebagai dasar penyusunan program jangka menengah dan jangka panjang untuk mengatasi persoalan air bersih secara permanen.
Dalam kesempatan yang sama, Fawait juga menyoroti sejumlah persoalan pelayanan dasar, mulai dari angka kematian ibu dan bayi, stunting, hingga akses layanan kesehatan. Ia memastikan program berobat gratis bagi masyarakat telah berjalan.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Jember, Ayub Junaidi, mengapresiasi respons cepat Bupati Jember dalam menyosialisasikan sekaligus menjalankan berbagai program pelayanan publik. Ia juga mendukung upaya pemerintah daerah untuk menghadirkan solusi jangka panjang dalam mengatasi krisis air bersih di Kabupaten Jember. (Hafit)

